Wednesday, May 19, 2010

KAU MERETAS DALAM PEKAT


Isbedy Stiawan ZS

sudahkah kauturun gunung
sebelum kabut lenyap oleh
matahari pagi ini?
sebab kutahu semalam kau kembali
susuri leher pebukitan itu menuju
vila kecil di puncaknya, dan
kubiarkan punggungmu meretas
di dalam pekat;
hitam waktu
selalu kauburu kesunyian
seperti tak ingin disergap riuh

lalu rumah sunyi itu didirikan
di puncak paling sepi! menyulang
lengang
selalu kau memburu sepi
seperti tak ingin dilumat gaduh
lalu leher gunung itu pula
kaususuri sambil menugal silam
sudahkah bayangan lelaki itu
tertinggal di dalam senyap?
sebab semalam kulihat kau kembali
bangunkan kenangan-kenangan
yang sempat singgah tapi tak pernah
meninggalkan anganmu. padahal
waktu selalu berubah
dan meretas karena gerah,
tak berujud
tersebab dibalut kabut:
seperti vila itu
akan kembali sunyi

2005




Anda sedang membaca kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul KAU MERETAS DALAM PEKAT dan anda bisa menemukan kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul KAU MERETAS DALAM PEKAT ini dengan url http://kumpulankaryapuisi.blogspot.co.id/2010/05/kau-meretas-dalam-pekat.html,anda juga bisa meng-click kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul KAU MERETAS DALAM PEKAT Tetapi dilarang merubah isi maupun mengganti nama penyair/pengarang nya karena bertentangan dengan HAKI, semoga anda ter-inspirasi dengan karya KAU MERETAS DALAM PEKAT salam Karya Puisi

0 comments:

Post a Comment

Loading
 

kumpulan karya Puisi | Copyright 2010 - 2016 Kumpulan Karya Puisi |