Wednesday, May 19, 2010

PELAMINAN BEGITU LENGANG


Isbedy Stiawan ZS

setelah menanam kutuk
lahir peri dari rahimmu
lalu melunta di kamar-kamar
matikan lampu
yang tumbuh di dinding
“aku kunti dari segala peri
menyasapkan petualang
yang datang dan pergi
menjilati tubuhku,
menancapkan kelamin.”
kudengar rintihmu
sepanjang malam
dari bilik kamar
yang samar

setelah itu tawamu
tak lagi sampai menggoda
untuk menjerat
syahwat kami
di pohon kapuk
kau menggantung
dengan kelamin buntung
dan perut kembali bunting
oleh ratusan peri
yang kehilangan mata

matahari bukan lagi
yang datang kemarin
tapi pelaminan
begitu lengang
ditinggal para lelaki
mencari ibu segala peri
(melebihi parasmu)
untuk dikawini
“selamat tinggal pohon kapuk
dilupakan karena lapuk.”
kudengar rintihmu
ditinggal para lelaki

Lampung, 8 November 2003



Anda sedang membaca kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul PELAMINAN BEGITU LENGANG dan anda bisa menemukan kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul PELAMINAN BEGITU LENGANG ini dengan url http://kumpulankaryapuisi.blogspot.co.id/2010/05/pelaminan-begitu-lengang.html,anda juga bisa meng-click kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul PELAMINAN BEGITU LENGANG Tetapi dilarang merubah isi maupun mengganti nama penyair/pengarang nya karena bertentangan dengan HAKI, semoga anda ter-inspirasi dengan karya PELAMINAN BEGITU LENGANG salam Karya Puisi

0 comments:

Post a Comment

Loading
 

kumpulan karya Puisi | Copyright 2010 - 2016 Kumpulan Karya Puisi |