Thursday, June 17, 2010

Puisi Ketika Menunggu Bis Kota, Malam-Malam


KETIKA MENUNGGU BIS KOTA, MALAM-MALAM
Oleh : sapardi Djoko Damono

"Hus, itu bukan anjing; itu capung!" katanya.
Tapi capung tak pernah terbang malam, bukan?
Capung tak suka ke tempat sampah
-- biasanya ia hinggap di ujung daun rumput waktu pagi hari,
dan kalau ada gadis kecil akan menangkapnya
ia pun terbang ke balik pagar
sambil mendengarkan suara "aahh!" Tubuhnya mungil, bukan?

Sedangkan yang kulihat tadi jelas anjing kampung
yang ekornya buntung, menjilatjilat tempat sampah
yang di seberang halte itu, mengelilinginya,
lalu kencing di sudutnya.

Hanya saja, aku memang tak melihat ke mana gaibnya.
"Itu capung!" katanya.
Sayang sekali bahwa kau merasa tak melihat apa pun
di seberang sana tadi.


Anda sedang membaca kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Puisi Ketika Menunggu Bis Kota, Malam-Malam dan anda bisa menemukan kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Puisi Ketika Menunggu Bis Kota, Malam-Malam ini dengan url http://kumpulankaryapuisi.blogspot.co.id/2010/06/ketika-menunggu-bis-kota-malam-malam.html,anda juga bisa meng-click kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Puisi Ketika Menunggu Bis Kota, Malam-Malam Tetapi dilarang merubah isi maupun mengganti nama penyair/pengarang nya karena bertentangan dengan HAKI, semoga anda ter-inspirasi dengan karya Puisi Ketika Menunggu Bis Kota, Malam-Malam salam Karya Puisi

0 comments:

Post a Comment

Loading
 

kumpulan karya Puisi | Copyright 2010 - 2016 Kumpulan Karya Puisi |