Tuesday, May 18, 2010

SEBUAH JUDUL DI TOKO BUKU: GENESIS 34


Ari Saptaji

potret hitam putih jalanan oleh kilas mata Dinah
dan etalase toko buku ini berkaca-kaca gelisah
: hei, berhenti! pejamkanlah matamu
kalau gelap terang yang ada padamu, betapa gelapkah
kegelapan itu?

traffic lights berkedip-kedip
langit menyergap abu-abu

sudah malam, Dinah, dan sudah jauh
engkau pergi dari kesuntukan ayahmu
catatlah: dingin dan bisu rak-rak pajang ini
berita-berita, iklan-iklan, gambar-gambar postcard
betapa magis!
gambar-gambar yang molek menyelipkan sebilah dakwaan
seorang penyair terkekeh mengerikan - berbau seperti dewa!

traffics lights berkedip-kedip
tangismu pilu kerna mengadu

malam kian jauh
lalu dendam berkawan dengan pedang terhunus
dua orang kakak, anak-anak ibumu
dan sebuah buku berdarah: Pembunuhan atas Sikhem

langit menyergap abu-abu

Yogya, 1994



Anda sedang membaca kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul SEBUAH JUDUL DI TOKO BUKU: GENESIS 34 dan anda bisa menemukan kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul SEBUAH JUDUL DI TOKO BUKU: GENESIS 34 ini dengan url http://kumpulankaryapuisi.blogspot.co.id/2010/05/sebuah-judul-di-toko-buku-genesis-34.html,anda juga bisa meng-click kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul SEBUAH JUDUL DI TOKO BUKU: GENESIS 34 Tetapi dilarang merubah isi maupun mengganti nama penyair/pengarang nya karena bertentangan dengan HAKI, semoga anda ter-inspirasi dengan karya SEBUAH JUDUL DI TOKO BUKU: GENESIS 34 salam Karya Puisi

0 comments:

Post a Comment

Loading
 

kumpulan karya Puisi | Copyright 2010 - 2016 Kumpulan Karya Puisi |