Friday, May 7, 2010

Puisi Kosong | Wina SW1


Kosong
Wina. SW1

telah kau menangkan waktu dari petaka
yang menantangmu pagi itu
Sang Khalik kembalikan sisa usia
dan, kau sesali takdir itu

telah Ia hembuskan hidup dan esok
agar kau terus melangkah
dan tahu memaknai hidup
tapi kau tepiskan anugerah itu

karena luka yang terus kau biarkan menganga
sepi menikam merantaimu
kehilangan merasuki urat nadimu
beban dan duka menghantui langkahmu

karena
ketidakrelaan melepas yang Ia titipkan sesaat padamu

tatap matamu tanpa cahaya
rindukan kemarin ada di sini
mimpikan mereka melangkah bersama

suaramu terbenam dalam putaran hari
mereka telah membawa pergi kata-kata
dan tawa milikmu

kau ciptakan batas, menepis bahagia
yang Ia kirimkan buatmu
sampai kapan kau biarkan
amarah merajai hatimu
suram memenjarakan harimu
nelangsa mematikan hidupmu
ketidakrelaan merenggut semua mimpi
dan cintaNya padamu

tanpa sadar, kau hakimi Ia
padahal Ia telah menganugerahkan yang tak ternilai bagimu
: sebuah kesempatan

Kyoto, 14 Januari 2005

Anda sedang membaca kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Puisi Kosong | Wina SW1 dan anda bisa menemukan kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Puisi Kosong | Wina SW1 ini dengan url http://kumpulankaryapuisi.blogspot.co.id/2010/05/kosong.html,anda juga bisa meng-click kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Puisi Kosong | Wina SW1 Tetapi dilarang merubah isi maupun mengganti nama penyair/pengarang nya karena bertentangan dengan HAKI, semoga anda ter-inspirasi dengan karya Puisi Kosong | Wina SW1 salam Karya Puisi

0 comments:

Post a Comment

Loading
 

kumpulan karya Puisi | Copyright 2010 - 2016 Kumpulan Karya Puisi |