Wednesday, August 18, 2010

Permainan | Rabindranath Tagore


Permainan*
Syair Rabindranath Tagore

Alangkah riang bahagianya engkau, Nak, duduk di tanah
penuh debu, sepanjang pagi itu, bermain patahan ranting.

Aku tersenyum melihat engkau, bermain patahan ranting.

Saat itu, aku disibukkan hitungan, menjumlah bilangan.

Mungkin saja saat itu, engkau mengilaskan pandang
ke padaku, dan berfikir, "Mau-maunya, sepagi ini
waktu dihabiskan dengan permainan bodoh itu."

Aku sudah lupa, nak, bagaiamanakah cara menikmati
seni bermain dengan tongkat-tongkat dan kue lumpur.

Aku mencari permainan yang mahal-mahal, dan
mengumpul bongkah-bongkah emas dan perak.

Dengan apa saja kau jumpai, kau cipta permainan,
kau buat kegembiraan, sementara aku habis waktu
habis pula tenaga mencari yang tak terdapatkan.

Dengan kanu rapuh, hendak kulawan laut keinginan,
Terlupa: permainan, yang mestinya menggembirakan.

* Syair ke-12 The Crescent Moon.

Anda sedang membaca kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Permainan | Rabindranath Tagore dan anda bisa menemukan kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Permainan | Rabindranath Tagore ini dengan url http://kumpulankaryapuisi.blogspot.co.id/2010/08/permainan-rabindranath-tagore.html,anda juga bisa meng-click kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Permainan | Rabindranath Tagore Tetapi dilarang merubah isi maupun mengganti nama penyair/pengarang nya karena bertentangan dengan HAKI, semoga anda ter-inspirasi dengan karya Permainan | Rabindranath Tagore salam Karya Puisi

0 comments:

Post a Comment

Loading
 

kumpulan karya Puisi | Copyright 2010 - 2016 Kumpulan Karya Puisi |